Tuesday, December 6, 2016

Kelam

Dingin di kala senja saat itu
Kumasuki istana-Nya
Syahdu di antara hening
Bisikan firasat datang saat kusapa Ia

Senja hilang, bulan datang
Hangatnya tawa cairkan masa bisu
Rindu.....
Namun lidah kelu tuk ungkap itu

Bibir tak lagi bungkam
Beda bukan satu, katanya
Pecah.....
Kelam, deras dalam pilu

No comments:

Post a Comment